Total Tayangan Halaman

Rabu, 04 Januari 2012

pemanasan global


PEMANASAN GLOBAL: MAHAKARYA MANUSIA,
DARI MANUSIA UNTUK MANUSIA

Isu pemanassan global begitu berkembang akhir-akhir ini. Pemeran utamanya tentu saja manusia dengan berbagai aktifitasnya. Pemanasan global telah menyebabkan perubahan iklim yang signifikan, seperti yang terjadi di Negara kita, efek pemanasan ini telah menyebabkan perubahan iklim yang ekstrim. Dibeberapa daerah sering terjadi hujan lebat yang mengakibatkan banjir bandang dan longsor, munculnya angin puting beliung, bahkan kekeringan yang mengencam jiwa manusia. Secara umum pemanasan global didefinisikan dengan meningkatnya suhu permukaan bumi oleh gas rumah kaca akibat aktifitas manusia. Meski suhu lokal beubah –ubah secara alami, Dalam kurun waktu 50 terakhir suhu global cenderung meningkat lebih cepat dibandingkan data yang terekam sebelumnya. Dan situasi dan perkembangan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir khususnya dekade di akhir abad 20 awal abad 21. Seperti yang dapat kita ketahui segala sumber energi yang terdapat di bumi berasal dari matahari . sebagian besar energi tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak. Ketika energi ini mengenai permukaan bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang mengahatkan bumi. Permukaan bumi, akan menyerap sebagian panas dan akan memantukan kemballi sisanya sebagai radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun, sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca yang menjadi perangkap  gelombang radiasi  ini.
Tidak dapat dipungkiri lagi, manusia sebagai makhluk yang lebih berkuasa merupakan pemeran utama adanya pemanasan global. Hal ini disebabkan manusialah yang menyumbang gas rumah kaca terbesar. Dari berbagai  aktivatisanya penggunaan energy fosil merupakan penyumbang gas rumah kaca terbanyak. Berdasarkan Word Development Report 1998/99 dari bank dunia, total emisi CO2 di dunia pada tahun 1995, baik yang berasal dari penggunaan energi maupun dari sumber lain sebesar 22.700 juta ton. Selain penggunaan energi fosil , pemakaian barang-barang yang menimbulkan aerosol yang berlebihan di atmosfer juga menimbulkan pemanasan global. Sebagai contoh penggunaan Freon pada AC, pemakaian hair dan parfum spray maupun asap kendaraan bermotor yang menimbulkkan senyawa timbal (Pb).
Semakin berkurangnya hutan memegang peranan dalam pemanassan global. Kawasan hutan merupakan areal yang mempunyai manfaat langsung bagi masyarakat, namun pada kenyataannya selama ini belum banyak dipahami kalangan awam sebagai sesuatu yang berarti. Mereka menilai kawasan hutan merupakan kawasan tutupan hutan yang haanya mempunyai makna ekonomi jika kayu yang ada di dalamnya bisa dijual atau dimanfaatkan untuk bangunan.
DAMPAK PEMANASAAN GLOBAL
Adanya pemanasan global menimbulkan berbagai akibat yang sebagian besar sangat merugikan. Para ilmuan memperkirakan bahwa selama pemanasan global, daerah bagian utara dari belahan bumi utara akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Akan lebih sedikit es yang terapung diperairan utara tersebut. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan sub tropis bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cendderung untuk meningkat. Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan . para ilmuan belum begitu yakin apakah kelembaban tersebut malah akan eningatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi. Hal ini disebkan karena uap air merupakan gas rumah kaca, sehingga keberadaannya akan mmenningkatkan efek insulasi pada atmosfer.  Di bumi yang semakin memanas, para ilmuan memprediksi bahwa lebih banyak orang yang terkena penyakit atau meninggal karena stress panas. Wabah penyakit yang biasa ditemukan di daerah tropis, seperti nyamuk dan hewan pembawa penyakit lainya, akan meluas karena mereka dapat berpindah ke daerah yang berlintang besar akan mengalami kenaikan suhu lebih besar.
Dampak terrhadap lingkungan alami
Perubahan cuaca akan memberi dampak terhadap pertanian, kehutanaan, dan tentu saja ekosistem alami. Bebetrapa kawasan pertanian dan hutan akan kehilangan produktifitasnya, lainnya malah meningkat membuat pola produksi bahan makanan dan perkayuan bergeser. Pergeseran ini akan menyebabkan perubahan ekonomi wilayah yang cukp berarti, intra dan antar Negara.
Dibeberapa wilayah nampaknya dampak pemanassan mulaai dirasakan sebagai isyu nyata, sedangkan di belahan bumi lainnya tingkat keprihatinan akan masala ini masih tak terukur. IPPC (2001) menjelaskan bahwa perubahan iklim regional, terutama kenaikan suhu, yang terrjadi akhir-akhir ini telah mempengaruhi sistem fisik dan bioligis di beberapa kawasan.
Dampak terhadap muka air laut
Terlepas dari ketidakpastian setiap pemanasan terhadap lingkungan global akan berakibat kepada sejumlah kenaikan muka air laut (kemal). Kemal akibat ekspansi air laut dan mencairnya wilayah kutub dapatlah dikatan merupakan penyebab kerusakan terbesar dan termahal dari gejala pemanasan global ini. Selama abad ke-20 telah terjad kenaikan suhu rata-rata permukaan sebesar 0,6 ± 0,2˚C (IPCC working group2;2001)
Dampak terhadap manusia
Dampak langsung terhadap manusia akan berupa kematian. Bentuuk-bentuknya adalah seperti sakit dan kematian akibat gelombang panas, polusi udara, cuaca ekstrim, penyakit infeksi dari nyamuk, penyakit yang bersumber dari pemanfaatan air, menurunya persediaan air bersih dan menurunnya persediaan bahan makanan. IPCC (2001) melaporkan bahwa telah terlihat adanya indikasi pendahuluan akan eksistensi beberapa dampak nyata terhadap sistem sosial dan ekonomi wilayah akibat meningkatnya flood and droughts di beberapa kawasan.


REFERENSI
*Pemanasan Global dan Reduksi Gas Co2, Paulus Agus Winarso : Staf Pengajar Akademi Meteorologi Dan Geofisika

4 komentar:

  1. solusi yang baik, kira2 gmn pak?
    solusi yang kira2, tetap bisa memudahkan orang beraktivitas. . . . :D

    BalasHapus
  2. pemanasan global memang sudah menjadi momok pada saat ini, sekarang tinggal bagaimana kita bisa mengendalikan hal tersebut supaya tidak bertambah parah... SAVE WORLD!!

    BalasHapus
  3. memang masalah pemanasan global mrupakan masalah yg kompleks.. solusi yg trbaik adalah sbagai manusia qt harus brsikap lbh bijaksana dlm memanfaatkn energi yg ad d alam..
    dgn mengurangi penggunaan bhan bkar fosil yg qt tau sndiri pembkaran bhan bkar fosil menyumbngkan efek pmanasan global..
    penggunaan bhn bkar alternatf tuk sangat membantu selain ramah lngkungan serta jg dpt menjaga kberadaan minyak bumi/

    BalasHapus
  4. seharunya seseorang lebih mengutamakan menjaga alam biar alam bisa menjaga kita dan dunia tidak mengalami pemanasa global lagih seperti sekarang ini iklim yang tidak menentu......!

    BalasHapus